Gerbong Mutasi Lingkup Pemkab Ende Kembali Bergerak, Bupati Yosef Badeoda : Tidak Ada Politik Balas Dendam

Bupati Ende, Yosef B Badeoda

Ende,Kelimutu Pos

Enam bulan sudah Bupati dan Wakil Bupati Ende, Yosef B Badeoda dan Dominikus M Mere, memimpin Kabupaten Ende, NTT. Duet pemimpin yang syarat pengalaman ini, tentunya sudah memahami dan mengetahui celah mana yang harus dibenahi, untuk percepatan capaian visi dan misi. Pembenahan diberbagai sektor termasuk penataan birokrat, menjadi suatu keharusan dengan landasan regulasi, tanpa ada dendam politik.

Rencana dilakukan mutasi (penyegaran) di lingkup Pemkab Ende, kembali diungkapkan oleh orang nomor satu di Bumi Rahimnya Pancasila Kabupaten Ende, Yosef B Badeoda, usai penutupan sidang paripurna DPRD Ende, Selasa, 19/8/2025. Menurutnya, rencana mutasi sudah dalam tahap pembahasan dan konsultasi dengan BKN dan Mendagri. Setelah mendapatkan persetujuan, mutasi pejabat Eselon II, III dan IV lingkup Pemkab Ende, segera akan dilakukan.


"Saya tegaskan proses mutasi pejabat di lingkup Pemkab Ende, tidak ada unsur politik balas dendam. Politik balas dendam harus dihentikan didalam kepemimpinan saya bersama Wabub Dominikus M Mere." tegas Bupati Yosef Badeoda.

Masih menurut Bupati Yosef B Badeoda, proses mutasi tentu pendasarannya pada regulasi dan juga penilan pencapaian kinerja selama ini. Kalau kinerjanya baik tentu akan kita pertahankan, jika kinerjanya dinilai kurang, maka akan dilakukan pergeseran. Yang pasti pergeseran di lingkup Pemkab Ende berkisar 25 persen.

"Semua kita lihat dari kinerja yang ada selama ini. Kita tidak pandang itu orang lama atau orang baru, karena kita tidak menghendaki adanya politik balas dendam. Kalau kinerjanya baik dan mampu menjabarkan visi -misi, tentu akan kita pertahankan." jelas Bupati Yosef Badeoda.


Anggota DPRD Kabupaten Ende dari Fraksi Demokrat , Mahmud Jegha Bento, usai sidang paripurna penetapan RPJMD, kepada media ini mengatakan, sikap Bupati Yosef B Badeoda, yang menanggalkan politik balas dendam pada era kepemimpinannya, patut diapresiasi. 

"Saya salut dengan sikap Pak Bupati yang menanggalkan politik balas dendam pada era kepemimpinannya, khusus berkaitan dengan mutasi pejabat di lingkup Pemkab Ende. Ini menunjukan sikap pemimpin yang memiliki nurani yang baik dan juga paham dengan tata aturan. Jadi mutasi tidak saja soal suka atau tidak suka, tetapi lebih pada poin kinerja penjabaran visi dan misi Pemkab Ende. Saran saya, agar apa yang sudah disampaikan ini benar-benar dilaksanakan, sehingga tidak ada riak dikemudian hari." sebut Mahmud Bento.(son bara)
Lebih baru Lebih lama