Kebijakan Relaksasi Penghapusan Denda Tunggakan, Tonggak Sejarah Baru Bagi Perumda Tirta Kelimutu Ende

Dirut  Perumda Tirta Kelimutu Ende, Herry Gani

Ende, Kelimutu Pos

Perusahaan milik Pemkab Ende, NTT, Perumda Air Minum Bersih Tirta Kelimutu, kondisinya ibarat hidup enggan mati tak mau. Sejumlah persoalan krusial yang ada membutuhkan dana dan perhatian serius dari pemilik modal (Pemda), untuk menyelamatkan keberlangsungan Perumda Tirta Kelimutu Ende.

Kondisi yang rumit tersebut menuntut manajemen mengambil kebijakan dan langkah penyelamatan bagi keberlangsungan Perumda Tirta Kelimutu Ende, terus memberikan pelayanan air minum bersih bagi masyarakat. Awal tahun 2026, menjadi titik balik Perumda Tirta Kelimutu menuju perusahaan daerah yang mandiri, dan mampu memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).


Kepada media kelimutupos.com, Drirut Perumda Tirta Kelimutu, Herry Gani, mengungkapkan sejumlah kebijakan strategis, membawa perubahan yang signifikan bagi Perumda Tirta Kelimutu Ende. Menurutnya, kebijakan Relaksasi berupa penghapusan denda tunggakan pembayaran rekening air, baik bagi pelanggan akriv maupun pelanggan tidak aktiv, sebagai bukti kuat dari jajaran manajemen, dewan pengawas dan seluruh staf Perumda Tirta Kelimutu Ende.

"Berangkat dari kondiai internal yang ada, sebagai direktur utama, bersama dewan pengawas, dan staf, melakukan pertemuan bersama. Langka ini bagi saya sebagai bukti dan kemauan bersama untuk menyelamatkan perusahaan dan juga sebagai tonggak kemandirian setelah 34 tahun beroperasi melayani masyarakat. Sampai saat ini, perusahaan beban tunggakan yang ditanggung Perusahaan sebesar Rp. 15.901.124.727. Kita akan hapus beban tunggakan, sehingga bisa meringankan bagi pelanggan untuk membayar rekening pemakaian air saja." tegas Herry Gani.

Masih menurut Dirut Perumda Tirta Kelimutu Ende, Herry Gani, target dalam program relaksasi penghapusan denda bagi pelanggan aktif maupun tidak aktif, sebesar 10 sampai 20 persen dari total Rp. 15.901.124.727 rupiah. Jika target ini bisa tercapai maka tonggak sejarah baru akan lahir ditahun 2026 ini, dimana Perumda Tirta Kelimutu Ende, mampu mendapatkan laba dan memberikan kontribusi bagi PAD.


"Saya punya komitmen yang kuat dan ini jadi komitmen bersama selurih jajaran manajemen bersama dewan pengawas, membuat tinggak seharah baru selama 34 tahun Perumda (PDAM) berdiri. Target kita antara 10 - 20 persen dari total bebab tunggakan. Itu berarti dalam neraca akan tercatat jika capaian 10 persen sebesar Rp. 1.319.234.152,-, dengan proyeksi ada penurunan kerugian perusahaan sebesar Rp. 617.244.292,-. Jika nantinya capaian program relaksasi sebesar 20 persen, perusahaan berhasil menghimpun dana sebesar Rp. 2.638.468.305,-. Ini untuk pertama kakinya Perumsa Tirta Kelimutu mencatat sejarah baru dimana perusahaan mendapat keuntungan sebesar Rp. 701.989.860,-.". jelas Dirut Herry Gani.

Lebih jauh dikatakan Dirut Perumda Tirta Kelimutu Ende, Herry Gani, untuk mencapai target yang sudah dicanangkan perusahaan sebesar 20 persen, dibutuhkqn kerjasama semua pihak baik didalam jajaran manajemen, pelanghan dan juga semua elemen terkait. 

"Saya berharap dukungan penuh dari internal manajemen perusahaan, dan juga kerja sama yang baik dari para pelanggan, serta berbagai elemen terkait lainnya. Kita tidak bisa berjalan sendiri, tetapi ini sudah menjadi target besar yang harus kita capai dalam tahun ini, kalau kita ingin perusahaan sehat dan terus memberikan pelayanan prima bagi seluruh pelanggan Perumda Tirta Kelimutu. Bagi saya, tidak ada lagi tawar menawar dalam situasi ini, dan kita akan memberikan penghargaan bagi capaian kerja seluruh karyawan dan tim p3nagih, serta penghargaan bagi pelanggan yang membayar rekening pemakaian air dibawa tanggal 20 dalam bulan berjalan." pungkas Herry Gani.(kp/son bara)
Lebih baru Lebih lama